Page 17 - E MODUL TINA
P. 17
Setelah melakukan percobaan di atas. Hal tersebut terjadi karena ada
kaitannya dengan elektron. Elektron adalah partikel penyusun atom yang
bermuatan negatif yang mengelilingi inti atom. Benda yang kelebihan elektron
disebut benda bermuatan negatif, sedangkan benda yang kekurangan elektron
disebut benda bermuatan positif. Jika benda bermuatan positif didekatkan
dengan benda bermuatan negatif, akan tarik menarik.
Sebaliknya, jika benda bermuatan positif didekatkan dengan benda
bermuatan positif, atau benda bermuatan negatif didekatkan dengan benda
bermuatan negatif, akan tolak menolak. Interaksi kedua muatan tersebut
merupakan gejala listrik statis.
Pada umumnya jumlah elektron dan proton pada atom sebuah benda adalah
sama, sehingga atom-atom pada benda tersebut tidak bermuatan atau netral.
Jika benda tersebut netral, dapatkah sebuah benda diubah menjadi bermuatan?
Bagaimana caranya?
Salah satu cara untuk mengubah benda menjadi bermuatan adalah dengan
menggosokkan benda. Sisir atau penggaris plastik yang digosokkan pada
rambut kering akan bermuatan negatif karena sisir atau penggaris plastik
mengalami kelebihan elektron (elektron dari rambut berpindah ke sisir atau
penggaris plastik). Sementara itu, kaca yang digosokkan pada rambut kering
akan bermuatan positif karena kaca mengalami kekurangan elektron (elektron
dari kaca berpindah ke rambut yang kering).

