Page 25 - E MODUL TINA
P. 25
M
B. HUKUM COULOMB
Benda-benda bermuatan listrik apabila didekatkan akan terjadi gaya tarik-
menarik atau tolak-menolak, hal ini dikemukakan oleh Charles Augustin de
Coulomb (1736-1808). Dalam penelitiannya ia berhasil mengukur gaya tarik
atau gaya tolak antara dua muatan listrik. Alat yang digunakan Coulomb untuk
mengukur gaya tersebut adalah neraca puntir. Hasil pengukuran gaya oleh
Coulomb dikemukakan dalam bentuk hukum yang dikenal dengan hukum
Coulomb yang berbunyi:
“Gaya listrik antara dua muatan titik berbanding lurus dengan
hasil kali kedua muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat
jarak antara keduanya.”
Sebuah muatan ( 1) akan menimbulkan
interaksi Tarik-menarik atau tolak menolak
pada muatan lainnya ( 2) yang berada cukup
dekat dengan muatan ( 1). Interaksi Tarik-
menarik dan tolak- menolak tersebut gaya
listrik (F). Melalui eksperimen gaya
Coulomb, maka akan didapat hubungan
anatara besar gaya Coulomb dengan jarak
antar muatan dan besar muatan.

